Berbagilah

Tujuan hidup manusia adalah berbagi, atau bahasa tingginya adalah mengabdi. Baik secara horizontal ataupun vertikal. Berbagi tidak harus berbicara, tidak harus terkenal, tidak harus berada diantara tangan ke tangan. Bahkan berbagi tanpa diketahui oleh seisi dunia adalah bentuk penekanan terhadap egoisme, keutuhan atas penyerahan diri pada Tuhan. Jalan berbagi sangat luas, bahkan dalam berbagai diferensiasi […]

Read More Berbagilah

Sejarah sebagai Panutan yang Kritis

Perlakuan sama atas dua zaman yang berbeda seringkali menjadi problematika sosial, pemicu munculnya kelompok-kelompok radikal, intelek yang normatif, berujung pada pengetahuan yang luas namun dangkal.¬†Pengetahuan yang benar akan selalu melahirkan kebijaksanaan. Kebijaksanaan yang seringkali diposisikan sebagai puncak pengetahuan. Menelah kisah para pembelajar barat dan islam dalam catatan sejarah seringkali dibandingkan melalui keluasan pengetahuan. Ada perbedaan […]

Read More Sejarah sebagai Panutan yang Kritis

Mengalir (II)

Hidup diantara kepastian dan misteri, kepastian akan awal dan akhir, ditengahi oleh misteri. Mimpi adalah bahasa lain dari misteri, dunia adalah tempat atas permainan misteri, manusia terkadang tak berdaya atasnya. Perwujudan mimpi bukan hasil dari misteri namun hanya satu diantara akhir yang pasti. Mengalir bukan bentuk kepasrahan atas sebuah akhir, namun sisi yang memberi keseimbangan […]

Read More Mengalir (II)

Mengalirlah

Mengalirlah… Mengalir adalah bentuk usaha dan kepasrahan atas ketetapan Tuhan, Bukan maksud meniadakan mimpi, Namun mimpi yang berlebihan hanya bentuk pemuasan nafsu, Sejatinya hidup, berlebuh pada pengorbanan diri, menafkahkan dunia, bukan menghamba, letakkan mimpi hanya untuk berbagi, maka setiap hari mimpi bisa tercapai, Tak usah bermimpi menghancur konstatinopel karena itu telah hancur, yang dibutuhkan hanya […]

Read More Mengalirlah